Dibesarkan di Keluarga Misionaris, Masa Kecil Klemen Tinal Banyak Dihabiskan di Pedalaman Papua

Dibesarkan di Keluarga Misionaris, Masa Kecil Klemen Tinal Banyak Dihabiskan di Pedalaman Papua

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal wafat akibat serangan jantung di Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta, Jumat (21/5/2021) dini hari. Kepergian almarhum Klemen Tinal masih begitu dirasakan adik kandungnya, Trivena Tinal. Trivena menceritakan, Klemen Tinal dibesarkan di keluarga misionaris yang berkeliling kawasan pegunungan di tengah Papua untuk mewartakan Injil Kristus.

"Bahwa saya ini besar sebagai anak misionaris. Orang tua saya menjadi misionaris di pegunungan di tengah Papua," kenang Trivena saat memberikan sambutan dalam ibadah penghiburan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat malam. Masa kecil almarhum Klemen Tinal, lanjut Trivena, sebagian besar dihabiskan untuk melintasi kawasan pegunungan di Papua. Sebab almarhum Klemen selalu dibawa kedua orangtuanya saat mewartakan Injil kepada masyarakat Papua.

"Dan beliau (almarhum Klemen Tinal) kecil hidupnya digendong dari hutan ke hutan, sebab misionaris dulu itu berkeliling melewati daerah pegunungan (untuk mewartakan Injil Kristus)," kata Trivena. "Hidup waktu kecil itu sudah menjadi bagian daripada kehidupan dia," imbuh Trivena. Menurut Trivena, Klemen Tinal yang merupakan putra sulung di keluarga menjadi panutan bagi adik adiknya.

"Beliau selalu memberikan pengertian kepada kami semua, karena kehidupan kami semua lebih enak daripada beliau karena orang tua kami sudah di Freeport," tutur Trivena. Setelah kedua orang tua Klemen Tinal bekerja di Freeport, barulah mereka pindah ke Kota Jayapura, Papua, dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Nasional